uploads/article/2026/08/astra-infra-dukung-beasiswa-12751d3e6c0a871.jpg

Astra Infra Dukung Beasiswa Mahasiswa FEB UI, Fokus Buka Akses Pendidikan Berkualitas

Dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa menjadi salah satu bagian dari kontribusi alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) angkatan 1986 dalam rangkaian reuni 40 tahun. Program beasiswa tersebut turut mendapat dukungan dari Astra Infra sebagai mitra strategis.

Beasiswa tersebut diberikan kepada tiga mahasiswa FEB UI yang mengalami kendala finansial selama menjalani pendidikan. Program ini disampaikan dalam Seminar & Career Advice Day di Auditorium FEB UI, Depok, Sabtu (29/8/2026).

Ketua Tim Career Advice & Mentorship dan Scholarship Panitia Reuni Alumni FEB UI 1986, Sylvia M. Siregar, mengatakan program beasiswa tersebut mengusung prinsip kesetaraan akses terhadap pendidikan berkualitas.

"Kita mengutamakan kesetaraan akses terhadap pendidikan berkualitas," kata Sylvia.

Menurut Sylvia, penerima beasiswa tidak semata-mata dipilih berdasarkan kategori akademik tertentu. Kondisi kebutuhan finansial menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan penerima bantuan.

"Kita melihat berdasarkan dari kebutuhan dari setiap kandidat kita, terutama dilihat dari bagaimana financial hardship yang mereka lalui," ujarnya.

Program tersebut menyasar mahasiswa yang mengalami perubahan kondisi ekonomi secara tidak terduga. Kondisi tersebut dapat terjadi meskipun pada awal masa kuliah keluarga mahasiswa masih memiliki kemampuan untuk membiayai pendidikan.

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum FEB UI, Kiki Verico, menyebut kondisi tersebut sebagai force_majeure. Menurutnya, perubahan kondisi keluarga seperti pencari nafkah utama yang mengalami sakit atau meninggal dunia dapat membuat mahasiswa mendadak kesulitan membayar biaya pendidikan.

"Sebetulnya awal dimulai pendidikannya mampu, tapi kemudian ya kita nggak pernah tahu, mungkin ada masalah di keluarga atau segala macam, breadwinner-nya sakit atau seperti apa, kan nggak bisa bayar," kata Kiki.

Kiki mengatakan, kondisi tersebut berbeda dengan skema beasiswa reguler yang umumnya memiliki kriteria dan proses asesmen tertentu. Bantuan dari alumni dinilai dapat menjadi salah satu bentuk mitigasi bagi mahasiswa yang menghadapi persoalan finansial secara mendadak.

"Jangan sampai berhenti di tengah jalan atas alasan biaya yang sebenarnya tadinya mampu. Tapi yang kita nggak pernah tahu kan dalam perjalanan ada apa," ujarnya.

Salah satu penerima beasiswa, Aurelia Gracelyn Saputro, mahasiswa semester lima Program Studi S1 Ilmu Ekonomi angkatan 2024, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

Menurut Aurelia, dukungan tersebut membantu mahasiswa yang mengalami hambatan administratif dan finansial agar tetap dapat menjalani pendidikan dan berkonsentrasi pada studi.

"Saya sangat amat berterima kasih kepada FEB UI 86 terutama yang sudah menginisiasi gerakan ini sehingga teman-teman kami yang terpaksa maksudnya ada hambatan dalam urusan administrasi kami juga dibantu, dijembatani agar kami pun bisa tetap fokus studi dengan maksimal," kata Aurelia.

FEB UI sendiri memiliki sejumlah skema beasiswa, termasuk beasiswa berdasarkan kebutuhan, prestasi, maupun kombinasi keduanya. Beasiswa berdasarkan kebutuhan dapat diajukan mahasiswa yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan. 

Dukungan Astra Infra bersama alumni FEB UI 1986 tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa mempertahankan keberlanjutan studi ketika menghadapi perubahan kondisi ekonomi keluarga. Bagi FEB UI, keberadaan dukungan dari alumni dan mitra eksternal menjadi bagian dari ekosistem pendukung pendidikan agar persoalan finansial tidak menjadi penghalang mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan.

Fito Wahyu Mahendra - Redaksi

BANNER STREAMING