Bulan Desember, 2016 udah bakalan berganti! Tentunya 2016 ini ninggalin berbagai cerita, kenangan, juga pengalaman.

So 2017 yang udah hampir sampai di pelupuk mata, tentunya tahun baru, selalu ada semangat baru, agenda baru, dan tentunya hal – hal yang biasa dibuat di malam menjelang pergantian tahun. Resolusi! Ya, resolusi atau hal apa yang ingin kita capai di tahun yang baru ini, pastinya hal yang wajib buat dicatat dan diwujudin tentunya.

Jadi apakah resolusi 2016 mu udah tercapai? Dan gimana resolusimu di 2016? Apa jangan – jangan masih pake konsep “recycle resolution” alias ngulangin resolusi yang sama di tiap pergantian tahun? Berikut ini tips biar resolusi yang kamu bikin bisa diwujudkan dan gak cuma jadi WACANA!

 

1. Buatlah Resolusi Sesuai Kebutuhan!

Resolusi 2016: Gak jadi jam karet lagi!

Resolusi 2017: Gak jadi jam karet lagi! via http://www.msmindbody.com

 

Resolusi pada dasarnya adalah janji yang kita buat biar diri kita jadi orang yang lebih baik lagi. Pastinya banyak hal yang harus dibenahin biar kita bisa jadi lebih baik lagi ke depannya. Biasanya kamu bakalan bikin resolusi – resolusi yang tentunya menunjang perbaikan diri. Nah, biar resolusi itu lebih gampang diwujudkan, coba deh mulai mengoreksi diri kita, perubahan apa yang kita butuhkan di 2016. Misal, sering telat datang kelas buat hadir kuliah, maka resolusinya, “2017 ini, harus bisa berangkat lebih awal biar gak telat sampai kampus.” Jadi resolusi tersebut emang butuh untuk diwujudkan karena emang udah menjadi kebutuhan kita. 

2. Resolusi Sederhana Dulu Saja, Jangan Muluk – Muluk!

Simple, dan bisa diwujudkan. Jangan muluk - muluk!

Simple, dan bisa diwujudkan. Jangan muluk – muluk! via http://johnmurphyinternational.com

Resolusi itu seperti mimpi, kamu bebas mau bikin resolusi apapun, mungkin seperti “2017 pindah ke Venus.”, dan lain sebagainya. Tapi, lebih baik membiasakan sesuatu dari yang kecil. Mulailah dengan resolusi sederhana yang nantinya bakalan memacu kamu buat bikin resolusi yang lebih lagi di waktu – waktu berikutnya. Bukan jadi resolusi yang menjadi wacana karena resolusi yang ketinggian dan bikin kita menyerah pada akhirnya. Seperti misalnya, kamu selalu gak bisa bangun pagi setiap hari. Daripada membuat resolusi “2017 aku harus punya pasangan biar ada yang bangunin.”, lebih baik jadi “2017 aku gak boleh begadang, biar bisa bangun pagi.”.

3. Kalo Nyatanya Bertahun – tahun Hanya Jadi Wacana? Start With A New One!

Sudah, move on lah dari resolusi -resolusi tahun lalu. Tahun baru resolusi baru dong!

Sudah, move on lah dari resolusi -resolusi tahun lalu. Tahun baru resolusi baru dong! via https://benonigoose.files.wordpress.com

 

Recycle resolution, resolusi yang diulang – ulang dari tahun lalu, dan gak terwujud, lalu diresolusi-kan lagi di tahun ini, gak terwujud lagi – lagi, sampai akhirnya diresolusikan lagi di tahun depan. Hindari resolusi yang “basi” buat tahun yang baru. Buatlah resolusi baru, yang lebih realistis, bermanfaat, dan resolusi yang mampu buat kamu bertekad untuk ngewujudinnya. 

 

4. Biar Greget, Tambahin Deadline di Resolusimu!

Bikin batas waktu sampai kapan kamu harus berhasil mewujudkan resolusimu.

Bikin batas waktu sampai kapan kamu harus berhasil mewujudkan resolusimu. via http://static.parade.com

 

Seperti ngerjain suatu tugas, rasanya emang bakalan lebih greget kalau dipakein deadline. Nah, gitu juga resolusi. Biar resolusi kamu makin mendorong kamu buat ngewujudinnya, coba dibuat timeline biar resolusimu semakin jadi target yang harus diselesaikan dan juga untuk melihat seberapa jauh progress resolusimu berjalan. Misalnya, “Maret 2016 nanti, bab 4 skripsiku harus udah selesai, Agustus 2017 aku udah diwisuda.”

5. Resolusimu Harus Bikin Kamu Berkembang!

Terus tumbuh, terus menginspirasi, jangan lupa bahagia selalu.

Terus tumbuh, terus menginspirasi, jangan lupa bahagia selalu. via http://www.ccclindenwold.org

 

Resolusi hakikatnya emang janji seseorang untuk jadi lebih baik lagi di masa berikutnya. Nah buatlah resolusi – resolusi yang bermanfaat buat dirimu dan juga orang lain serta bisa bikin kamu semakin berkembang nantinya. Misalnya, “Mulai januari nanti aku bakalan ngetweet motivasi – motivasi harian biar aku bisa menyemangatin sendiri dan follower yang baca juga ikut termotivasi.”. Atau mungkin, “Mulai januari nanti, aku harus nyebar link blogku biar temen – temen bisa baca dan ngasih feedback mengenai blogku.”

Begitu kira – kira hal yang harus kamu tau, biar awal tahun depan resolusi baru-mu gak cuma jadi WACANA belaka. So, udah siap menyusun resolusimu di 2017?

sumber: Hipwee