/uploads/uploads/photos/2020/07/06/2103538grover-krantz-2-png.png
#KATAGENERO

Ngeri.. Tulang Manusia Asli Dijadiin Pajangan di Museum

Logo GEN FM
/uploads/uploads/photos/2020/07/06/2103538grover-krantz-2-png.png

6 Juni 2020

Banyak para ilmuwan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk ilmu pengetahuan dari hasil penemuannya. Tapi gimana kalau dia juga mendedikasikan tulangnya bahkan sampai setelah kematiannya? Adalah Grover Krantz seorang professor antropolog dan peneliti kriptids (makhluk atau tanaman yang dipercaya banyak orang sebagai mitos) berjanji ia akan mendedikasikan tubuhnya pada sains dengan syarat ia harus tetap ditemani oleh anjing peliharaan kesayangannya sampai setelah ia mati. Profesor yang akrab disapa Krantz ini telah menjadi antropolog (pakar yang mempelajari evolusi manusia) dengan menerbitkan lebih dari 60 buku akademik dan 10 buku tentang evolusi manusia.

Saat ini tulang tengkorak Krantz dan Clyde, anjing kesayangannya telah diabadikan di Smithsonian’s National Museum of Natural History di Washington DC. Pria yang sangat terobsesi untuk menguak fakta tentang sasquatch atau lebih dikenal dengan bigfoot ini telah berjanji demikian ketika ia mengidap kanker pankreas. Meskipun dia dikenal sangat mempercayai keberadaan bigfoot, ia juga pernah menyandang gelar guru besar di Washington State University. Ada banyak kontroversi seputar penelitiannya tentang bigfoot di kalangan para pakar studi antropologi.

“Aku rasa dia agak dipandang memalukan bagi Jurusan Antropologi Universitas Washington,” ujar Laura Krantz seorang jurnalis sekaligus saudara sepupu Grover. Laura menceritakan sedikit tentang sosok sepupunya di serial podcast “Wild Thing” bahwa banyak kalangan antropolog yang masih mencemooh Krantz tentang penelitiannya mencari keberadaan bigfoot, makhluk yang disepakati para antropolog sebagai mitos. Krantz meninggal pada tanggal 14 Februari 2002 karena kanker yang ia derita. (lftysm)

banner