uploads/article/2026/09/astra-tol-cipali-85-77631647ec420b0.jpg

Astra Tol Cipali: 85 Persen Kecelakaan hingga Agustus 2026 Terkait Kelelahan

Astra Infra Toll Road Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali) mencatat sekitar 85 persen kasus kecelakaan hingga Agustus 2026 berkaitan dengan faktor kelelahan dan kurangnya antisipasi akibat mengantuk.

Data tersebut menjadi salah satu dasar Astra Tol Cipali memperkuat kampanye keselamatan berkendara #TolakNgantuk melalui kolaborasi dengan perusahaan otobus (PO) Sinar Jaya di Pool Bus Sinar Jaya Brebes, Selasa (29/9/2026).

Health & Safety Department Head Astra Tol Cipali Atep Hilman mengatakan kondisi lelah dan mengantuk menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi pengemudi, terutama pengemudi kendaraan umum dan kendaraan berat yang menempuh perjalanan dalam waktu panjang.

“Karena itu, kami mengajak seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan umum dan kendaraan berat, untuk tidak memaksakan diri ketika mulai mengantuk. Segera berhenti di tempat yang aman dan manfaatkan waktu untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Atep.

Dalam kegiatan tersebut, pengemudi Bus Sinar Jaya mendapatkan edukasi mengenai tanda-tanda kelelahan serta langkah yang perlu dilakukan ketika mulai mengantuk. Pengemudi diimbau tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan dan segera mencari lokasi aman untuk beristirahat.

Salah satu pengemudi Bus Sinar Jaya, Udi Doyo, mengatakan pengemudi juga mendapatkan pengarahan mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh selama perjalanan, termasuk mengenali waktu-waktu yang rentan menimbulkan rasa kantuk.

“Ketika mengalami kelelahan atau mulai mengantuk, jangan dipaksakan untuk terus berkendara, tetapi segera beristirahat dan melakukan peregangan untuk membantu mengurangi rasa kantuk. Kami juga diimbau untuk lebih waspada pada jam-jam rawan mengantuk agar tetap dapat berkonsentrasi dan menjaga keselamatan selama perjalanan,” kata Udi.

Pimpinan Operasi Bus Sinar Jaya Cabang Brebes Arif Setiawan mengatakan pengemudi perlu mengambil keputusan untuk berhenti ketika mulai merasakan kantuk, daripada memaksakan diri melanjutkan perjalanan.

“Jangan dilawan. Ketika mulai mengantuk, jangan memaksakan diri untuk terus berkendara. Segera cari tempat yang aman untuk berhenti dan beristirahat. Keselamatan pengemudi, penumpang, dan pengguna jalan lainnya harus menjadi prioritas,” ujar Arif.

Menurut Arif, kerja sama dengan Astra Tol Cipali melalui kampanye #TolakNgantuk dapat membantu membangun kebiasaan keselamatan di kalangan pengemudi bus.

Sementara itu, Operation & Construction Division Head Astra Tol Cipali Zanuar Firmanto mengatakan keselamatan di jalan tol membutuhkan keterlibatan operator jalan tol dan perusahaan otobus.

“Keselamatan di jalan tol membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk operator jalan tol dan perusahaan otobus. Melalui #TolakNgantuk, kami ingin mendorong perubahan perilaku, bahwa ketika pengemudi mulai mengantuk, pilihannya bukan melawan rasa kantuk, tetapi berhenti dan beristirahat,” ujar Zanuar.

Melalui kolaborasi tersebut, Astra Tol Cipali dan Sinar Jaya mendorong pengemudi untuk menjadikan berhenti dan beristirahat sebagai langkah utama ketika rasa kantuk mulai muncul, sebelum kembali melanjutkan perjalanan dalam kondisi siap berkendara.

Fito Wahyu Mahendra - Redaksi

BANNER STREAMING